Apa Itu Investasi?

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Ketika membaca kata Investasi, apa yang pertama kali terlintas di benak Sahabat EduVesting ?

Saya coba tebak ya, pasti yang pertama kali terlintas adalah investasi bodong, penipuan, nawarin proyek yang nggak jelas nich, dan pastinya banyak arti dari investasi yang berkonotasi negatif yang ada di kepala Sahabat EduVesting sekarang. Semoga saya salah menebak. Namanya juga cuma nebak. Bisa salah dan bisa juga benar.

Tapi apabila tebakan saya benar, maka memang itulah wajah Investasi di Indonesia saat ini. Lebih banyak masyarakat tertipu dengan kata Investasi yang ditawarkan kepadanya hingga hilanglah modal yang tidak sedikit jumlahnya. Contohnya, Investasi di Koperasi Pandawa yang merugikan masyarakat luas hingga bermilyar-milyar.

Benar-benar kasihan si Investasi ini. Namanya sudah tercemar oleh banyak oknum tak bertanggung jawab. Padahal Investasi memiliki arti sangat mendalam dan bisa menjadi salah satu jalan kita memperoleh kekayaan dalam kehidupan.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia – https://kbbi.web.id/investasi.html),  Investasi berarti:

in·ves·ta·si /invéstasi/ n penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

— peternakan seluruh modal yang ditanam dalam usaha ternak;
ber·in·ves·ta·si v melakukan investasi; bertanam modal: perusahaan itu berani ~ di perkebunan pisang;

meng·in·ves·ta·si·kan v menanamkan uang (modal, anggaran belanja): pemerintah ~ anggaran belanja yang sangat besar pada bidang pendidikan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Investasi adalah menanamkan uang atau modal pada suatu usaha, perusahaan, proyek atau instrumen lainnya (saham, reksadana, emas, crowdfunding, dll) yang tujuannya adalah menghasilkan keuntungan.

Perbedaan Investasi dan Menabung

Kita pasti lebih familiar dengan kata menabung. Karena sejak kecil, kita diajarkan untuk menyisihkan uang untuk ditabung. Bukan untuk diinvestasikan. Keuntungan yang didapat dari menabung sudah pasti angkanya, biasanya kalau kita menabung di bank, maka kita akan mendapatkan bunga. Jujur saja, seringkali bunga yang kita peroleh, nilainya jauh lebih kecil ketimbang inflasi. Hingga akhirnya, malah membuat nilai uang yang kita tabung berkurang.

(Wait, ada yang bingung dengan artinya inflasi? Kita akan membahasnya di kesempatan lainnya ya, untuk sekarang kita fokus pada Investasi).

Sedangkan, kalau kita investasi maka keuntungan yang kita dapatkan tidak pasti angkanya. Bisa saja kita untung puluhan persen, ratusan persen, ribuan persen, namun bisa juga tidak untung dan bahkan uang modal yang kita tanamkan hilang semuanya. Hal ini tergantung dari instrumen investasi apa yang kita pilih.

Contoh Investasi

Kita menanam modal untuk buka warung kopi. Kalau warung kopinya laris, maka keuntungan kita akan besar. Tapi,jika warungnya sepi, maka kita akan rugi dan akhirnya menutup usaha tersebut. Itulah yang dinamakan dengan berinvestasi di warung kopi.

Resiko Investasi

Biasanya ada risiko yang harus kita hadapi ketika berinvestasi. Namun, apabila kita bisa meminimalkan risiko maka keuntungannya juga sangat memuaskan.

Pertanyaan selanjutnya, apakah ada investasi, yang resikonya bisa kita minimalkan, tapi keuntungannya bisa tidak terbatas? Jawabannya ADA.

Penasaran?

Baca terus artikel selanjutnya ya, akan kita kupas tuntas jenis investasi yang menyimpan harta karun terpendam dan sedang menanti kita temukan.

#EduVesting:SimpleEducation4SmartInvesting

Artikel terkait:

  1. Apa itu inflasi?

More to explorer

Istilah-istilah Saham

Untuk sahabat yang baru terjun ke dunia saham dan belum terlalu paham dengan istilah-istilah saham yang pastinya sahabat belum pernah mendengar sebelumnya