Memahami Indeks di BEI

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang IHSG atau Composite. Selain IHSG, Sahabat perlu tahu bahwa masih banyak lagi indeks yang ada di BEI. Indeks-indeks ini disusun berdasarkan kesamaan klasifikasi suatu saham hingga mereka dikelompokkan ke dalam suatu indeks yang sama. Indeks ini bisa digunakan sebagai indikator atau untuk mengukur saham-saham yang ada di dalam indeks tersebut . Sebagai contoh: Indeks LQ45 berisikan 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi.

Per bulan Oktober 2019 ini total ada 24 indeks yang ada di BEI. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing indeks tersebut di kutip dari laman www.idx.co.id:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) : Indeks yang mengukur pergerakan semua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

LQ45 : Indeks yang mengukur performa harga dari 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

JII (Jakarta Islamic Index): Indeks yang mengukur performa harga dari 30 saham-saham syariah yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan likuiditas transaksi yang tinggi.

Bisnis-27: Indeks yang mengukur performa harga dari 27 saham–saham yang dipilih oleh Komite Indeks Bisnis Indonesia. Indeks BISNIS-27 diluncurkan berkerja sama dengan perusahaan media PT Jurnalindo Aksara Grafika (penerbit surat kabar harian Bisnis Indonesia).

IDX-30 : Indeks yang mengukur performa harga dari 30 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

IDXHIDIV20 (Indeks High Dividend 20) : Indeks harga atas 20 saham yang membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi.

Investor33 : Indeks yang mengukur performa harga 33 saham yang dipilih dari 100 (seratus) Perusahaan Tercatat terbaik versi Majalah Investor yang dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar, likuiditas transaksi dan fundamental serta rasio keuangan. Indeks Investor33 diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan perusahaan media PT Media Investor Indonesia (penerbit Majalah Investor).

SRI-KEHATI : Indeks yang mengukur performa harga saham dari 25 emiten yang memiliki kinerja yang baik dalam mendorong usaha-usaha berkelanjutan, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik atau disebut Sustainable and Responsible Investment (SRI). Indeks SRI-KEHATI diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Yayasan KEHATI).

IDXBUMN20 (Indeks BUMN20 Index) : Indeks yang mengukur performa harga harga atas 20 saham perusahaan tercatat yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan afiliasinya.

PEFINDO25 : Indeks yang mengukur performa harga saham dari 25 emiten kecil dan menengah yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan likuiditas transaksi yang tinggi. Indeks PEFINDO25 diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan perusahaan pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

MNC36 : Indeks yang terdiri dari 36 saham yang memiliki kinerja positif yang dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar, likuiditas transaksi, dan fundametal serta rasio keuangan. Indeks MNC36 diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan perusahaan media Media Nusantara Citra (MNC) Group.

SMInfra18 : Indeks SMinfra18 adalah indeks yang terdiri dari 18 saham yang konstituennya dipilih dari sektor­sektor infrastruktur, penunjang infrastruktur, dan pembiayaan infrastruktur (dari sektor perbankan) yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Indeks SMinfra18 diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI).

IDXSMC-LIQ (Indeks IDX SMC Liquid / IDX Small Mid Cap Liquid Index) : Indeks yang mengukur performa harga dari saham-saham dengan likuiditas tinggi yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah. Konstituen Indeks IDX SMC Liquid diambil dari konstituen Indeks IDX SMC Composite.

IDXSMC-COM (Indeks IDX SMC Composite / IDX Small Mid Cap Composite Index) : Indeks yang mengukur performa harga dari saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah.

JII70 (Jakarta Islamic Index 70) : Indeks yang mengukur performa harga dari 70 saham-saham syariah yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan likuiditas transaksi yang tinggi.

ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia) : Indeks yang mengukur performa harga seluruh saham yang dinyatakan sebagai saham syariah sesuai dengan Daftar Efek Syariah (DES) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keungan (OJK).

I-Grade : Indeks yang mengukur performa harga dari 30 saham emiten-emiten yang memiliki peringkat investment grade dari PEFINDO (idAAA hingga idBBB-) yang berkapitalisasi pasar paling besar. Indeks PEFINDO i-Grade diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan perusahaan pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

IDX-80 : Indeks yang mengukur performa harga dari 80 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan masuk pada papan pencatatan Utama atau Pengembangan sesuai dengan ketentuan pencatatan saham di BEI. Indeks ini terdiri yang baik

IDXV-30 (Indeks IDX Value30) : Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik

IDXG-30 (Indeks IDX Growth30) : Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki tren pertumbuhan laba bersih dan pendapatan relatif terhadap harga dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Infobank-15 : Indeks infobank15 adalah indeks yang terdiri dari 15 saham perbankan yang memiliki faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi. Indeks infobank15 diluncurkan dan dikelola berkerja sama dengan perusahaan media PT Info Artha Pratama (penerbit Majalah Infobank).

Indeks Papan Pencatatan (Board Index) : Indeks yang mengukur performa harga seluruh saham tercatat sesuai dengan papan pencatatannya yaitu Utama dan Pengembangan. Suatu saham dari:

  • Indeks Papan Utama (Main Board Index)
  • Indeks Papan Pengembangan (Development Board Index)

Kompas100 : Indeks yang mengukur performa harga dari 100 saham-saham yang memiliki likuiditas yang baik dan kapitalisasi pasar yang besar. Indeks KOMPAS100 diluncurkan berkerja sama dengan perusahaan media KOMPAS GRAMEDIA.

Indeks Sektoral : Indeks yang mengukur performa harga seluruh saham dari masing-masing sektor industri yang terdapat pada klasifikasi Jakarta Stock Industrial Classification (JASICA). Indeks ini terdiri dari:

  • Indeks Pertanian
  • Indeks Pertambangan
  • Indeks Industri Dasar dan Kimia
  • Indeks Aneka Industri
  • Indeks Industri Barang Konsumsi
  • Indeks Properti, Real Estat, dan Konstruksi Bangunan
  • Indeks Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi
  • Indeks Keuangan
  • Indeks Perdagangan, Jasa, dan Investasi
  • Indeks Manufaktur

Dengan mengetahui indeks-indeks tersebut apa manfaat yang bisa Sahabat dapatkan?

Sahabat bisa menjadikan saham-saham yang ada di dalam indeks tersebut ke dalam daftar incaran kita atau istilah kerennya adalah menjadikannya sebagai watchlist (daftar pantau) dan membelinya ketika harga sahamnya turun atau pas diskon.

Sebagai contoh, apabila Sahabat ingin memiliki portfolio atau saham-saham yang rajin membagikan dividen maka Sahabat tinggal hunting deh saham yang ada di dalam Indeks High Dividen 20.

Kalau sahabat ingin membeli saham perbankan dan belum tahu apa saja saham perbankan yang memiliki fundamental yang bagus, maka Sahabat bisa menjadikan indeks Infobank-15 sebagai acuannya. Begitu juga dengan indeks-indeks yang lainnya.

Oh ya Sahabat, saham-saham yang berada di dalam indeks tersebut akan selalu direview oleh BEI ya. Jadi, jangan kaget kalau ternyata saham incaran sahabat yang tadinya masuk ke indeks tersebut ternyata dikeluarkan pada periode berikutnya. Hal ini bukan berarti saham tersebut tidak layak beli lagi, namun saham tersebut sudah tidak memenuhi persayaratan dan perhitungan suatu indeks.

Berikut adalah jadwal review dari masing-masing indeks tersebut:

Sumber : https://www.idx.co.id/produk/indeks/

Untuk sahabat yang ingin mengetahui lebih detail lagi saham-saham yang berada di masing-masing indeks tersebut, maka bisa klik link idx di bawah ini:

https://www.idx.co.id/data-pasar/data-saham/indeks-saham/

Nantinya, sahabat tinggal mengganti saja kode indeks sesuai dengan indeks yang ingin dicari. Berikut adalah contoh tampilannya.

Selamat berburu saham incaran ya sahabat 🙂

#EduVesting:SimpleEducation4SmartInvesting

Artikel Terkait :

  1. Perbedaan Investor vs Trader
  2. Apa itu IHSG?

More to explorer

Istilah-istilah Saham

Untuk sahabat yang baru terjun ke dunia saham dan belum terlalu paham dengan istilah-istilah saham yang pastinya sahabat belum pernah mendengar sebelumnya