Menjadi Full Time Investor?

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Sahabat sudah nggak tahan lagi sama bos di kantor? 

Atau udah nggak kuat lagi harus berangkat pagi-pagi buta dan pulang malam senja tanpa bisa melihat tumbuh kembang anak-anak? 

Sahabat sudah bulat ingin menjadi full time investor?

Sebelum Sahabat memutuskan menjadi full time investor, jawab pertanyaan dibawah ini terlebih dahulu. Kalau Sahabat sudah bisa menjawabnya dengan KEYAKINAN PENUH, maka sahabat memang sudah siap menjadi full time investor.

  1. Berapa lama sahabat sudah berinvestasi saham? 
  2. Berapa rata-rata return yang sahabat dapatkan setiap tahunnya dalam 3 tahun terakhir?
  3. Berapa kebutuhan hidup sahabat (rumah, makan, minum dan hiburan) dalam 2 tahun?
  4. Apakah sahabat memiliki asuransi kesehatan?
  5. Berapa modal yang sahabat miliki?

Saya yakin, kalau hanya menjawab pertanyaan di atas akan sangat mudah Sahabat jawab. Tapi jangan senang dulu, apakah jawaban Sahabat sudah menjamin bahwa sahabat sudah bisa menjadi full time investor? Belum tentu sahabat. Memang apa sih syarat menjadi full time investor?

Berikut adalah persiapan yang harus sahabat miliki sebelum memutuskan menjadi full time investor:

  1. Minimal Sahabat sudah harus memiliki pengalaman di saham selama 3 tahun. Kenapa harus 3 tahun? Karena 3 tahun adalah waktu minimal yang diperlukan untuk bisa bertahan di pasar. Dalam 3 tahun tersebut diharapkan sahabat sudah memiliki learning curve (kurva belajar) yang cukup menjadi bekal menjadi full time investor.
  2. Sahabat sudah harus memiliki tingkat return yang konsisten setiap tahunnya. Minimal di atas 15%. Kalau di tahun pertama, Sahabat untung 50% tapi di tahun kedua sahabat rugi 50%. Tentunya Sahabat masih perlu belajar lagi di saham untuk mendapatkan profit yang konsisten.
  3. Minimal Sahabat harus memiliki uang sejumlah kebutuhan hidup 2 tahun di luar modal untuk investasi. Karena kalau shit happen (loss terus selama 2 tahun) terjadi di saham, minimal sahabat masih bisa bertahan hidup selama 2 tahun. Selain itu, hal tersebut juga akan menjaga psikologi sahabat dalam berinvestasi.
  4. Asuransi kesehatan ini wajib Sahabat miliki sebagai proteksi dan peace of mind sahabat dalam hidup.
  5. Minimal modal yang wajib Sahabat miliki ini tergantung dari biaya hidup dan history return Sahabat. Contoh: kebutuhan hidup Sahabat dalam setahun termasuk asuransi kesehatan adalah 120 juta. Atau 10 juta setiap bulannya. Rata-rata history return sahabat adalah 15%. Maka modal yang wajib sahabat siapkan adalah: kebutuhan hidup 2 tahun (2 x 120 jt = 240 jt) + ekspektasi profit per tahun (120 jt ÷ 15% = 800 jt). Jadi, total modal yang harus sahabat siapkan adalah 1.04 Miliar. 

Kira-kira apakah jawaban sahabat dari ke 5 pertanyaan di atas sudah memenuhi ke 5 persiapan di bawahnya? 

Selamat ya untuk Sahabat yang sudah memiliki persiapan yang cukup. Untuk yang belum, jangan berkecil hati. Kita kumpulkan modalnya atau kita belajar lagi supaya kita bisa meningkatkan rata-rata return yang lebih tinggi dan konsisten setiap tahunnya.

#EduVesting:SimpleEducation4SmartInvesting

Artikel Terkait :

  1. Bagaimana Membedakan Rumor dengan Berita
  2. Part Time vs Full Time Investor

More to explorer

Istilah-istilah Saham

Untuk sahabat yang baru terjun ke dunia saham dan belum terlalu paham dengan istilah-istilah saham yang pastinya sahabat belum pernah mendengar sebelumnya